Kontak Kami

Selamat berbelanja, Shopper!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00
Selamat Datang di Toko Buku Best Seller, Selamat Berbelanja!
Beranda » Buku Motivasi » Quantum Ikhlas

Quantum Ikhlas

Ditambahkan pada: 19 Juli 2018 / Kategori:
OFF 12%
Kode : BM-4
Berat : 300 gram
Stok : Ready Stock
Dilihat : 70 kali
Review : Belum ada review
Rp 150.000 Sebelum Rp 170.000
(OFF 12%) Hemat Rp 20.000
Cara Pemesanan How to Order?
Pesan melalui SMS? Klik SMS
Bayar di tempat? Klik COD

Bagikan informasi tentang Quantum Ikhlas kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Quantum Ikhlas

Halaman Kebahagiaan adalah subjek primordial. Itulah sebagian yang akan diulas dalam buku Quantum Ikhlas, bagaimana mencari kebahagiaan secara praktis, seperti yang tertuang dalam kebijaksanaan nenek moyang, tuntunan agama, maupun penjelasan  ilmiah. Kebahagiaan itu merupakan sifat dasar alamiah atau fitrah manusia dan  karena  itu sewajarnya bisa dengan mudah kita raih.

Buku Quantum Ikhlas akan memandu pembaca untuk mendapat kepastian dalam menjalankan kehidupan, sehingga pembaca dengan lega bisa mengatakan “Ooo… begitu…. Itu sangat mudah”, dan begitu terjadi internal shift pergeseran posisi pandang di dalam, hidup Anda  otomatis  berubah di luar. Hal-hal yang bersifat spiritual seperti itu, biasanya memang  tidak mudah untuk dijelaskan, tetapi dengan bantuan teknologi gelombang otak  Digital Prayer Alphamatic dalam buku Quantum Ikhlas akan menjelaskan dengan sesederhana dan serasional mungkin untuk pembaca.

Bahasan buku Quantum Ikhlas pembaca diarahkan untuk bisa memahami mengapa sikap ikhlas sangat diperlukan dalam hidup kita, dan yang terpenting ialah bagaimana mengenali  rasanya dan cara-cara  (how-to)  mencapainya, karena sebagian besar orang menafsirkan ikhlas secara salah. Komponen ikhlas yang terdiri atas sikap syukur, sabar, fokus, tenang dan bahagia, justru dianggap sikap yang lemah. Sikap itu dikhawatirkan akan membuat mereka kurang dihargai orang, tidak tercukupi secara materi, atau tidak tercapainya tujuan hidup karena tidak adanya ambisi. Padahal yang terjadi justru sebaliknya. Dalam kondisi ikhlas yang sekarang telah dibuktikan secara ilmiah manusia justru akan menjadi sangat kuat, cerdas dan bijaksana. Kita bisa berpikir lebih jernih, mampu menjalani hidup dengan lebih efektif dan produktif untuk mencapai tujuan. Bahkan hubungan kita dengan siapa pun akan terjalin semakin menyenangkan.

Dalam buku Quantum Ikhals karya Erbe Sentanu lebih banyak menerapkan dan mengamati proses pengembangan diri yang ada di dunia. Saat ini umat manusia sedang memasuki masa transisi global besar yang menuntut pemberdayaan potensi kemanusiaan yang lebih besar lagi. Seseorang memerlukan sebuah metode penggalian potensi diri yang lebih progresif revolusioner yang lebih mampu menghadapi tantangan zaman. Untuk itu, Menurut Erbe Sentanu, kita perlu berani mengakses berbagai potensi kemungkinan terjadinya lompatan kuantum dalam bidang pengembangan diri. Banyak temuan baru dibidang genetika perilaku dan neurobilologi, seperti diungkap oleh Dean Hamer dalam bukunya “Gen Tuhan” menunjukkan bahwa setiap manusia sudah diwarisi dalam dirinya kecenderungan yang membuat  otaknya haus sekaligus siap menerima tuntunan “kekuatan yang lebih tinggi”. Kekuatan Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu Erbe Sentanu merasa sudah saatnya seseorang menggeser fokus pengembangan diri dari proses yang berbasis pikiran dan kinerja otak menuju proses yang lebih berbasiskan perasaan, hati dan kinerja jantung. Sebuah proses alamiah pengembangan diri yang menggabungkan kekuatan sains dan motivasi ketuhanan (spiritual). Kita memerlukan perubahan bukan saja paradigma, melainkan transformasi kuantum. Kita memerlukan proses pengembangan diri yang menghasilkan manusia digital secara nyata yang dapat mengubah manusia sampai ke  tingkat sel DNA nya. Suatu proses yang mampu menggabungkan kekuatan IQ-EQ-SQ secara cerdas, limiah dan efektif. In real and proven actions!  With real and tangible results!, begitulah kata Erbe Sentanu dalam buku tersebut.

Dalam bab selanjut, Erbe Sentanu mengungkapkan bahwa untuk mencapai hasil kita memerlukan bantuan teknologi (how-to) yang dia beri nama Quantum Ikhlas. Teknologi kuantum adalah aplikasi praktis ilmu pengetahuan kuantum untuk memudahkan urusan manusia di tingkat kuantum. Ikhlas adalah kompetensi  (skill)  penyerahan diri total kepada Tuhan untuk meraih puncak sukses dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Teknologi Quantum Ikhlas secara kuantitatif dan kualitatif  mengukur, melatih, dan meningkatkan tingkat keikhlasan dari dasar hati. Untuk mencapai  zona ikhlas dan mengakses kekuatan dahsyat Hati Nurani menuju puncak yang seimbang.

Quantum Ikhlas sendiri merupakan sebuah metode sukses dengan memadukan kekuatan budaya timur dan barat. Kekuatan ilmu pengetahuan barat terkini seperti neuroscience, quantum physics, evolutionary biology, chaos theory, brain science danscience of the mind, dengan tuntunan bijak falsafah hidup dan keagamaan. Yang membuat proses pencapaian kesuksesan menjadi lebih sederhana  sekaligus menenteramkan.

Erbe Sentanu dalam bukunya melahirkan aplikasi teknologi pengembangan diri Digital Prayer untuk penerapan, Brainwave Management yang membantu seseorang memiliki gelombang otak khusyuk, fokus, kreatif, enersi positif dan intuitif secara cepat ,yang menjadi syarat mutlak untuk semua hipnoterapi, meditasi dan akses otomatis menuju kekuatan bawah sadar. Yang akan menjadi pokok bahasan buku ini. Dan Heartwave Management untuk membongkar akar terdalam dari nafsu yang tak terpuaskan, keinginan untuk menang sendiri serta ketakutan dan kepalsuan hati.

Resensi Buku: Erbe Sentanu

Belum ada review untuk Quantum Ikhlas

Silahkan tulis review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*







Produk Terkait Quantum Ikhlas

OFF 20%
Rp 100.000 Rp 125.000
Ready Stock / BM-1
OFF 12%
Rp 150.000 Rp 170.000
Ready Stock / BM-2
OFF 0%
Rp 140.000 Rp 140.000
Ready Stock / BM-3

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

MIRIS!!!
Tahun 2016, UNESCO menyebut jika minat baca masyarakat Indonesia berada di angka 0,001%. Artinya, dari seribu orang, hanya satu di antaranya yang memiliki kebiasaan membaca. Benar-benar memprihatinkan.

Tak heran bila dalam sebuah survey, Indonesia ditempatkan pada urutan ke-60 dari 61 negara di dunia dalam hal membaca.

SIDEBAR