Kontak Kami

Selamat berbelanja, Shopper!

Buka jam 08.00 s/d jam 21.00
Selamat Datang di Toko Buku Best Seller, Selamat Berbelanja!
Beranda » Buku Motivasi » BERPIKIR POSITIF

BERPIKIR POSITIF

Ditambahkan pada: 6 Agustus 2018 / Kategori:
Kode : -
Berat : 300 gram
Stok : Ready Stock
Dilihat : 69 kali
Review : Belum ada review
Rp 120.000
Cara Pemesanan How to Order?
Pesan melalui SMS? Klik SMS
Bayar di tempat? Klik COD

Bagikan informasi tentang BERPIKIR POSITIF kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi BERPIKIR POSITIF

Oleh : Henky

Kalau bukan karena ketekunan istrinya, buku ini, yang merupakan salah satu buku self-help terlaris sepanjang waktu dan membuat Peale menjadi pendiri gerakan potensi manusia, mungkin tidak akan pernah diterbitkan. Peale berumur 50 tahun saat menulis buku ini dan tidak menerima apapun kecuali surat-surat penolakan. Karena kesal, Peale membuang karyanya ke dalam tong sampah dan melarang istrinya untuk menyentuhnya. Sang istri mematuhi perintah Peale secara harafiah. Esok harinya, ia memberikan karya itu, masih di dalam tong sampah, kepada sebuah penerbit yang kemudian menjadi penerbit terkenal.

Buku ini telah terjual kira-kira 20 juta kopi dalam 42 bahasa. Bersama dengan How to win Friends and Influence People, buku ini merupakan salah satu karya self-help orisinal abad ke 21.

Jika disamakan dengan sebuah karakter televisi, buku Peale adalah Ned Flanders dalam The Simpsons, ayah Christian yang selalu siap dengan sebuah kata yang menggembirakan bagi tetangganya, Homer Simpsons. Melalui Homer, kita melihat dunia seperti “kenyataannya”, melalui Ned Flanders, kita melihat dunia sebagaimana dilihat oleh orang-orang baik. Buku ini menjadi penghubung antara sikap Pollyana-ish dengan dunia yang tidak melihat dan tidak mendengar adanya kejahatan, dan meyakini bahwa sebuah senyum bahagian dapat meluluhkan segala rintangan. “Setiap hari, dalam segala cara, saya menjadi semakin baik dan semakin baik.” adalah ucapan berpikir positif terkenal Emile Coue, yang bagi sebagian besar telinga terdengar dangkal dan bahkan bodoh.

Kenyataan

Walau demikian saat kita membuka buku Peale, kita akan membaca :

Buku ini ditulis karena keprihatinan yang mendalam terhadap rasa sakit, kesulitan dan perjuangan eksistensi umat manusia.

Ia meneruskan dengan berkata :

Buku ini mengajarkan untuk berpikir positif, tidak dalam pengertian menjadi terkenal, kaya, atau berkuasa, melainkan sebagai aplikasi praktis dari keyakinan untuk mengatasi kekalahan dan mencapai nilai-nilai berharga dan kreatif dalam hidup

Ini bukan gagasan tentang seseorang yang tidak realistis dalam menjalani hidup. Peale melihat banyak kesedihan umat manusia dalam kehidupannya sehari-hari sebagai seorang pendeta di New York City. Tetapi ia tidak puas hanya memberi khotbah seminggu sekali; ia menginginkan perubahan hidup yang bisa diukur dan orang-orang yang ia temui. Setelah bertahun-tahun , ia menciptakan sebuah “sistem sederhana tapi ilmiah tentang teknik praktis untuk meraih kesuksesan hidup,” di tes dan disempurnakan bersama dengan orang-orang yang tinggal di dalam maupun di luar pelayanan.

Sumber berpikir positif

Tema Peale adalah bahwa kita tidak harus bergantung pada diri kita sendiri: ada sumber luar biasa yang terbuka bagi kita hanya bila kita percaya akan eksistensiNya. Kita membuat hidup ini  menjadi sulit, tetapi keyakinan akan kemampuan alam semesta untuk membuat hidup yang baik dan menyediakan kebutuhan kita akan melihat melihat hidup ini mengalir dan berkelimpahan. Hidup terlihat sulit karena kita hanya mempercayai pikiran kita. Ia mengungkapan bahwa , untuk meningkatkan kekuatan personal dan kedamaian, kita harus melampaui sesuatu yang personal menuju sesuatu yang lebih besar daripada diri kita sendiri.

Buku ini dimulai dengan beberapa kasus dan kisah, beberapa di antaranya benar-benar menyentuh. Penuh dengan kisah perjuangan umat manusia, buku ini hendak menunjukkan bahwa kekalahan tidak permanen sifatnya. Beberapa bab, yang didalamnya berisi contoh-contoh, dideskripsikan dalam uraian di bawah ini.

Peale mengungkapkan rahasia sumber energi setiap manusia hebat yang ia kenal. : penyatuan diri dengan yang tak terbatas. Mengetahui bahwa apa yang dilakukan  oleh seseorang didukung oleh sesuatu di luar dirinya yang diabdikan untuk sesuatu yang besar, akan memberi kita secara konstan sumber energi yang dapat diperbaharui. Mengerjakan sesuatu dengan kemampuan diri sendiri dan untuk diri sendiri akan berakhir dengan habisnya energi.

Pengertian doa di sini berbeda dengan apa yang mungkin sudah ada di pikiran kita. Doa adalah sebuah kesempatan untuk mengucapkan apa pun yang ada dalam pikiran kita, dalam bahasa apa pun. Lebih baik bila tidak memohon hal-hal, melainkan berterima kasih sebelumnya atas apa yang kita inginkan., menyerahkannya pada Tuhan, dan memvisualisasikan hasil yang baik. Formula Peale adalah ” Mendoakan, memvisualisasikan, mengaktualisasikan.” Silahkan terkejut melihat efektivitasnya.

Sebagai makhluk yang penuh rasa takut, kita cenderung mengharapkan/berpikir yang terburuk. Padahal mengharapkan yang terbaik adalah cara untuk mengatur kekuatan sesuai dengan kehendak kita. Membuat kita jarang menerima hasil kebalikannya. Pikiran bawah sadar yang mengatur tindakan kita, merefleksikan keyakinan kita. Ubahlah keyakinan kita tentang hasilnya maka tindakan kita seolah dibentuk agar bisa meraih tujuan kita. Peale menuliskannya sebagai berikut : “Keraguan menutup aliran energi. Keyakinan akan membukanya.”

Gunakan hanya bahasa yang positif dan penuh harap selama 24 jam. Kemudian kembalilah “realistis” di hari berikutnya. Ulangi terus hal ini selama seminggu dan kita akan menemukan bahwa apa yang kita lihat sebagai sesuatu yang realistis seminggu yang lalu, sekarang terlihat sebagai sesuatu yang berbeda. Dalam istilah golf, ” rumput yang tinggi hanyalah bayangan”. Pemahaman  baru kita akan hal hal yang realistis bergerak ke tingkat yang lebih tinggi, level positif yang permanen.

Kesimpulan

Agar kita bisa benar-benar memahami The Power of Positive Thinking kita harus memahami latar belakangnya. Peale berasal dari dataran Mid-western, dan ia meyakini karyanya, menggunakan istilahnya, “ditujukan bagi orang-orang dataran di dunia ini”. Sebagian besar pembaca melihat buku ini sebagai sesuatu yang aneh dan mengagumkan karena bahasanya mengingatkan pada masyarakat yang rajin ke gereja di tahun 1950-an. Mungkin terlalu kuno, tetapi hanya orang sinis yang menganggap buku ini berlebihan, prinsip-prinsip dalam buku ini tidak hanya berlaku di waktu dan tempat buku ini diterbitkan, tetapi juga berlaku di waktu dan tempat hidup kita sekarang ini, sebagaimana kita harapkan dari sebuah buku. Buku ini menyegarkan karena tidak adanya teknik yang membingungkan; hanya ada alat-alat yang usang karena terlalu sering digunakan untuk menjauhkan sinisme dan rasa putus asa.

Meskipun terdiri dari hal-hal seperti “doa bagi sales”, buku ini lebih dari sekedar hal-hal menyangkut keyakinan agama dan moral kapitalis. Buku ini mengatakan bahwa moralitas tertinggi adalah pemenuhan potensi; “menyerah berarti menyangkal seluruh karunia spritual dan material yang merupakan hak kita sepenuhnya.

 

Belum ada review untuk BERPIKIR POSITIF

Silahkan tulis review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*







Produk Terkait BERPIKIR POSITIF

OFF 12%
Rp 150.000 Rp 170.000
Ready Stock / BM-2
OFF 12%
Rp 150.000 Rp 170.000
Ready Stock / BM-4
OFF 20%
Rp 100.000 Rp 125.000
Ready Stock / BM-1

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

MIRIS!!!
Tahun 2016, UNESCO menyebut jika minat baca masyarakat Indonesia berada di angka 0,001%. Artinya, dari seribu orang, hanya satu di antaranya yang memiliki kebiasaan membaca. Benar-benar memprihatinkan.

Tak heran bila dalam sebuah survey, Indonesia ditempatkan pada urutan ke-60 dari 61 negara di dunia dalam hal membaca.

SIDEBAR